18 Juli 2009

Indahnya ukhuwah ini…indahnya persahabatan…itu

Alhamdulillah, hari ini (Sabtu, 11 July 2009) menjadi hari yang special bagiku. Ada sesuatu hal kecil yang menginspirasiku, yaitu ”sms”. Aku coba sms sesuatu hal yang sepele...seperti ini :
Asslmkm.mLikiLh Sbuah ”Hati” Yg tk pRnH Mmbnci, SbuaH SnYuMn Yg tak pRnH PuDar, sBuaH SntUhn yg takKan NyakiTi & sbUaH PrShbTan yg takkan pRnH BraKhir. Pa kbr sobat? G trasa, sktr 8th llu qt bpsh sjk lu2s SD, prnh 2x reuni,saat SMP ma SMA! Aq pngn tau kbr km.skrg krja/kul?dmn?atw da yg dah nikah?blz y!betha
Aku kirim ke temen2 SDku, hehe2, mungkin lebih tepatnya teman sekelasku selama 3 tahun, dari kelas 4 sampe kelas 6. Coz kita kenal dan dikumpulkan jadi satu pas kelas 4 SD, sampai kelas 6 kita dididik disana.Banyak kenangan tentunya, apalagi kita semua ga berasal dari SD yang sama, dari berbagai desa se-kecamatan Mojoagung. Maafkan aku, dulu sering banget membuat jengkel kalian...temen2ku. Hiks...hiks...aku jadi teringat masa kecilku yang lucu. Seingatku kelasku ada sekitar 24 atau sekelas ada 26 siswa...hehehe....kalo salah...maaf.(aku agak yakin 24 siswa sampai akhir kelas 6)
Hm...aku mulai dari jam 8 pagi dengan kirim sms ke semua nomor hp temen-temen yang aku punya, mulai dari mb anggi, mb lina, ashanti, aulia, dicky, evi, pepen, ida, mb ratih, rozaq. Dari pengiriman kloter pertama, aulia merespon dengan melaporkan kalo sekarang kuliah di ITS, ida membalas kalo dia sekarang dah kerja, rozaq merespon positif, dia kuliah di UM.Hm....setelah itu, pepen merespon dan menjawab dengan jawaban yang mengagetkanku. Dia bilang kalo dia dah punya 2 anak. Wah, responku langsung semangat dengan mengajukan banyak banget pertanyaan. Ealah, ternyata dia sengaja ga ngundang aku coz dia nikah di republik negeri impian....Glodak. Evi merespon juga akhirnya, alhamdulillah keadaannya juga baik, sekarang dia kuliah di Sastra Inggris STKIP bersama mb diah (Nur Akhadyah...yg imut). Sambil nunggu balasan dari yang lain, Mbak ratih balas smsku juga, sekarang kuliah di ITS. Yah, yang lagi online tuk smsan, aku balas langsung. Wuhh, alhamdulillah jempolku sangat dapat diandalkan, bisa langsung mengetikkan di hp dengan cukup cepat.hehe2....
Dari evi, jaringan komunikasi semakin melebar, aku dapet no hp utari, sigit dan tyo. Setelah mengirim sms yang sama sebagai pembuka, ada respon juga dari utari. Dia sekarang juga dah kerja di Mojokerto. Tak lama kemudian, sigit pun membalas, dia sekarang kuliah di Matematika STKIP Jombang dan Umi juga disana walau beda kelas (tapi aku belum dapet no-hpnya...nih). Agak lama juga nunggu balasan. Dari temen-temen yang lain, Tyo membalas dengan singkat, kalo dia sekarang kuliah di Komunikasi Unpad.
Dari sigit dan utari, aku dapat no hp shinta.Yap...aku kirimi lagi sms yang sama sebagai pembukaan sapa dariku. Shinta merespn juga, dia bercerita kalo dia putus kuliah, dan sekarang kerja di surabaya. Hm...kelewatan, ya, wahyu, aku coba sms tapi ga tersampaikan, sepertinya ada yang salah. Aku sms no hp satunya, eh, yang balas malah pacarnya...hm....aku titip salam aja plus minta sms aku kalo hpnya dah ga rusak lagi. Aku coba lagi sms ke candra, ternyata dia juga kayaknya ganti no-hp, gagal sms yang aku kirim. Nah, dari yang aku kirim tadi, ternyata no hp mb lina, dicky yang ganti. Hm...smangatku ga pudar.Aku tanya ke temennya mb lina di IPA 2 dulu pas SMA, aku dapat juga. Alhamdulillah, kabar dari calon dokter gigi unair itu baik2 saja. Salam ya mbak buat mbak sekeluarga, kapan2 aku akan silaturrahmi ke Tejo. Keluarga mbak telah tertulis indah di dalam memori hatiku. Thanks a lot, maafkan aku saat ku kecil, sangatlah merepotkan. Hehehe....Eh, shanti terakhir yang memberi respon. Ternyata dia tadi masih praktek (Hehehe…calon bidan dari AKBID PEMKAB Jombang).Semangat ya!!!Semoga persahabatan kita tetap terjaga....Eh, katanya Titin dah nikah ya???
Hasil usahaku hari ini untuk bersilaturrahmi alias absen temen-temen kelas unggulan menuai hasil yang lumayan lah. Aku seneng banget....aku bisa menyapa temen-temenku ini :
1. Arlina
2. Ashanti
3. Aulia
4. Evi
5. Pepen
6. Ida
7. Ratih
8. Rozaq
9. Tyo
10. Shinta
11. Sigit
12. Utari
(hehe..aku tulis sesuai absen ya !!!)
Miss U all, kapan ngadakan reuni lagi ? Pasti kita semua dah berubah.... lucu sekali kalo qt nostalgia, menceritakan hal-hal unik yang terjadi dulu. Tapi maaf, kok kebanyakan ngomongin tentang aku...(hahahha, narsis). Aku dulu termasuk ketua kelas yang dzalim ya? Aku minta maaf ke semuanya, aku dulu terlalu patuh terhadap peraturan, dan seorang yang perfeksionis. Jadi kadang ga liat plus ga peka terhadap perasaan kalian. Tapi kelas kita dulu bersih bangut khan!!!!Khan kalian piket, aku tak pernah absen tuk menemani (baca mengawasi).Hehehe....
Aku melihat beberapa yang cita-citanya dulu hampir tercapai, ada juga yang jauh dari cita-cita awal. Hehehe, termasuk aku. Aku kecil pingin sekali jadi dokter, sekarang pun masih kepingin. Hehehe, walau sekarang aku jadi mahasiswi Ilmu komputer UB. Hm....ya, dukungan ortu besar banget tuk ke FK. Eh,rencana Allah beda, dan sangat indah. Sekarang enjoy juga di Ilkom, andai jadi di FK mungkin bisa stress, baca buku aja setiap hari. Saat ini, Aku tergolong aktivis, banyak cari kerjaan di luar kuliah, kepanitiaan ini itu, atau ikuti acara-acara yang bermanfaat tiap sabtu-minggunya.Hm, Betha gak pendiem lagi kayak dulu waktu SD, malah sekarang mungkin ga bisa diem, cerewet, ngomong aja, cerita aja sukanya. Hehehe...maaf...tulis aja juga ga berhenti2. Oke, bersambung sampai disini dulu. Aku tunggu kabar dan no-hp dari Wahab (ITS), Titin, Anna, mb Anggi (UNEJ), Dicky (Katanya masuk kepolisian ya), Faisal, Candra, Umi (STKIP), Wahyu (UNESA), Afrindo(Iya ya...dia dimana sekarang). Hm...aku tunggu saat-saat reuni itu tiba. Persahabatan kita tak boleh putus....OK. Bersahabat dengan kalian semua sangat membahagiakan. Thanks a lot. O iya, kapan juga kita bareng2 silaturrahim ke guru2 SD ? Pak Nar, pak Dodik, Bu Sri, Bu Nunung, dst. Hehehe...Qt tunjukkan kalo kita mau jadi ORANG. hehehe. Key, semangat buat semuanya....maaf, kalo kalian baca tulisanku ini. Ini tulisan dari ceploas-ceplosnya hatiku.^_^ Key, Keep contact ya!

jadi saksi waktu pilpres

Pemilu Presiden, 8 Juli 2009 yang lalu memberikanku sedikit pengalaman yang tak terlupakan. Hm, bukan hal yang besar sebenarnya, tapi dari hal yang kecil itu aku bisa dapat pelajaran baru. Aku jadi saksi dari pasangan calon SBY-Boediono di TPS 01 di kelurahan Arjosari. Hm, ada pertanyaan, kok bisa aku jadi saksi? Hehehe....gmn ya. Khan aku juga salah satu pendukungnya!Hehehe...

26 Juni 2009

KMMI

REKOMENDASI KONFERENSI MAHASISWA MUSLIM INDONESIA
15-16 JUNI 2009

Kami perwakilan mahasiswa muslim seluruh Indonesia menyampaikan “Piagam Rekomendasi Mahasiswa Muslim Indonesia” kepada Calon Presiden dan calon Presiden RI. Adapun rekomendasi tersebut terbagi dalam tiga bidang, sebagai berikut :

Bidang Politik Hukum
1. Penegakan Undang –Undang Pornografi
2. Mendesak pemerintah untuk segera mensahlan UU halal dan haram
3. Segera sahkan RUU Tipikor dan percepat penyeleseian kasus korupsi
4. Penegakan kedaulatan Negara atas SDA yang ada di Indoenesia
5. Berantas mafia peradilan
6. Perkuat wibawa bangsa di mata dunia internasional

Bidang Sosial, Budaya, dan Keagamaan
1. Tingkatkan kualitas pendidikan Indonesia dalam aspek moralitas dan intelektualitas
2. Realisasikan anggaran pendidikan sebesar 20 %
3. Wujudkan pelayanan dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat tanpa adanya diskriminasi.
4. Tegas dan konsisten dalam menjalankan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan agama
5. Lindungi dan lestarikan budaya bangsa yang bernilai positif dalam rangka penguatan jati diri bangsa

Bidang Ekonomi
1. Tingkatkan produktivitas petani dan nelayan
2. Transparansikan proses alokasi dana APBN
3. Optimalkan peran ekonomi syariah dalam proses pembangunan ekonomi nasional
4. Bangun sistem dan institusi zakat dan wakaf yang kokoh sebagai bagian integral dari sistem fiskal nasional
5. Optimalkan pembinaan dan pengelolaan UMKM
6. Mekanisme pasar dan intervensi pemerintah yang seimbang
7. Pertegas sikap pemerintah dalam membatasi campur tangan asing terhadap perekonomian nasional

Demikian rekomendasi ini kami buat, sebagai sikap kami dalam rangka menyambut perubahan Indonesia yang lebih baik dengan pemerintahan baru.

Ketua Presidium Sidang


Amir Mumtazuddin

Telah menerima dan akan memperjuangkan




dihadiri oleh Tim Sukses Susilo Bambang Yudhoyono – Boediono Tim Sukses Jusuf Kalla - Wiranto

PUSKOMDA MAYA GOES TO KMMI

PUSKOMDA MALANG RAYA GOES TO KMMI @ UI

Ahad,14 Juni 2009 , 5 delegasi dari Universitas Brawijaya yang terdiri dari 2 ikhwan dan 3 akhwat, berangkat dari stasiun Kota Baru Malang sekitar pukul 15.00 WIB dengan kereta api ekonomi Mataramaja. Kereta api pun berjalan sebagai tanda perjalanan kami menuju kampus UI pun dimulai. Alhamdulillah, kami mendapat tempat duduk yang cukup nyaman untuk menempuh perjalanan yang cukup lama ini, sekitar 19 jam. Kami sampai di stasiun Pasar Senen pada hari senin sekitar pukul 10.00 WIB. Perjalanan belum selesai, kami berjalan keluar dari Pasar Senen ke perempatan jalan untuk naik bis kota menuju stasiun Cikini. Karena tujuan kami selanjutnya adalah dari stasiun Cikini kami naik KRL menuju stasiun UI. Sekitar 10 stasiun yang kami lewati untuk bisa sampai di stasiun UI, sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah mendapat pesan berupa arahan dari panitia, kami pun menunggu bis kuning untuk menuju ke asrama mahasiswa. Sesampainya di asrama mahasiswa, kami dipersilakan untuk segera bersih diri dan persiapan menuju tempat kegiatan di Gedung Fakultas Hukum, karena pukul 13.00 WIB acara seminar nasional sesi kedua dimulai.
Sesi pertama dari seminar tidak sempat kami ikuti,tetapi kami tetap mendapat notulensi dari panitia. Acara seminar dimulai pada pukul 09.05 WIB, dibuka dengan tilawah dan dilanjutkan dengan sambutan dari PO KMMI, Ketua SALAM X2 dan Ketua FSLDKN. Setelah itu, seminar sesi pertama yang mengangkat topik “Peran Umat Islam dalam Perjalanan Panjang Bangsa Indonesia” dimulai dengan dimoderatori Mulya Fitra Hutama. Pembicara di sesi ini adalah Pak Anhar Gonggong (Sejarawan Senior). Setelah penyampaian materi, dibuka sesi tanya jawab.
Sesi kedua pun dimulai pada pukul 13.30 WIB, sang moderator menjelaskan tentang topik bahasan diskusi panel ini, yaitu Permasalahan Terkini Umat Muslim dan Peran Pemerintah. Moderator mengenalkan pemateri yaitu Pak Ridwan Saidi (Sejarawan), Pak Yusril Ihza Mahendra (Guru Besar Fak.Hukum UI), Bambang Sutrisno(praktisi ekonomi perbankan) dan Achmat Setiabudi (Ketua SALAM X2). Pemateri pertama, yakni Pak Ridwan Saidi menyampaikan tentang problematika aktual umat islam dalam bidang sosial keagamaan. Beliau menjelaskan bahwa sebenarnya sulit untuk menemukan permasalahan islam masa kini. Beliau menyarankan kepada mahasiswa untuk bertindak tegas dalam perkara munkara yang ditemui.Beliau juga menambahkan penjelasan seputas awal-awal sejarah diteumkan makam yang bertuliskan huruf arab yang ditafsirkan makam islam atau tidak. Karena beliau tidak bisa mengikuti seminar sampai selesai, maka moderator mempersilakan 2 peserta mengajukan pertanyaan. Setelah selesai menjawab, pak Ridwan Saidi diperkenankan meninggalkan tempat seminar.
Seminar sesi kedua dilanjutkan oleh pemateri kedua,yaitu Pak Yusril Ihza Mahendra. Beliau menyampaikan tentang problematika aktual umat islam di bidang politik dan hukum. Beliau menyampaikan Syariat islam harus ditegakaan di negeri ini, namun harus melalui proses penetapan hukum,apalagi Indonesia berdasarkan hukum,konstitusi dan pancasila.Islam sangat berkaitan dengan hukum, hanya agama islam yang memiliki hukum islam, agama yang lain tidak. Walaupun banyak problematika yang dihadapi, Islam telah, sedang, dan akan terus berkembang di bidang politik dan hukum denganvariasi problematika yang tidak mudah. Selanjutnya, pemateri ketiga yaitu Pak Bambang Sutrisno menjelaskan tentang perkembangan industri perbankan syariah dan peran pemerintah dalam bidang ekonomi. Beliau memaparkan bahwa pilar utama dari ekonomi syariah adalah keadilan misalnya keharaman riba dan pelarangan riba, keseimbangan dan kemaslahatan. Inisiasi ekonomi syariah mulai tahun 1992. Perbankan semakin diminatis selama 12 tahun. Hal ini didasarkan karena ada pelaku-pelaku aktif, produk makin atraktifg, didukung ulama, persiapan yang cukup baik, edukasi dan kampanye secara masif. Beliau menambahkan problem dan peran pemerintah meliputi undang-undang tentang perbankan syariah baru disahkan tahun 2008 (dimana tidak semua menyetujui), pengelolaan dana haji masih dikelola bank konvensional, Undang – undang serta surat berharga bank syariah baru disahkan tahun 2008, pengaturan pajak berganda belum fix, dana –dana pemerintah belum masuh syariah, serta kurangnya pengakuan negara terhadap skema-skema ekonomi syariah. Tantangan di Indonesia adalah kemiskinan yang tinggi, pertumbuhan ekonomi yang rendah, dan pengangguran yang tinggi.
Pemateri keempat, Ahmat Setiabudi menyampaikan tentang problematika aktual pada kepemudaan.Beliau menyampaikan potensi permasalahan pemuda misalnya pada masalah budaya. Faktor yang terpenting adalah geografis, penduduk (SDM, kualitas, intelektualitas), faktor historis (dijajah, self confindence rendah). Misalnya masalah perbedaan geografis bisa menimbulkan egoisme pribadi. Setelah keempat pemateri menyampaikan materinya, sesi tanya jawab pun dilangsungkan.Acara seminar pun diakhiri pukul 16.30 WIB, peserta dipersilakan untuk sholat Ashar di MUI (Masjid Ukhuwah Islamiyah, dekat dengan Fak.Hukum) dan istirahat sampai selesai sholat maghrib dan khusus untuk BK dan BP untuk kembali ke dalam ruang seminar untuk syuro terkait agenda esok hari.
Seusai sholat maghrib, peserta delegasi dari Puskomda dan LDK se-Indonesia ini kembali ke asrama Mahasiswa UI untuk makan malam dan ramah tamah. Akhwat berkumpul di gazebo asrama untuk makan malam bersama. Selesai makan malam, panitia membuka forum ramah tamah dan menjelaskan tentang alur agendanya.Panitia menjelaskan bahwa esok hari (Selasa, 16 Juni 2009) peserta akan dibagi menjadi 3 komisi, yaitu komisi politik hukum, komisi sosial, budaya dan keagamaan serta komisi ekonomi.Sebenarnya pembagian komisi ini telah disampaikan kepada puskomda masing – masing waktu publikasi KMMI. Setiap LDK hanya memilih satu komisi, jadi baik perwakilan di akhwat maupun ikhwan berada pada komisi yang sama.
Setelah disampaikan, maka peserta dikelompokkan berdasarkan komisi yang sebelumnya telah dipilih atau ditentukan LDK atau daerah masing-masing. Nah, sesuai arahan dari Puskomnas untuk LDK dan puskomda di daerah Jawa Timur berada di komisi kedua, yakni komisi bidang sosial,budaya, dan keagamaan. Tak lama kemudian, peserta telah berkumpul di komisi pilihan masing-masing, namun masih ada beberapa peserta yang belum tahu bidang apa yang dipilih oleh LDK atau daerahnya. Forum ukhuwah pun dimulai di setiap komisi, kami dari puskomda malang berada di forum komisi kedua. Kalau tidak salah, perwakilan delegarsi yang ada di komisi kedua ini ada dari LDK UnBraw, LDK STKIP Nganjuk, LDK di IPB, UIKA Bogor, AKA Bogor , UNSAM Langsa Aceh, Unsoed, Undip, Unsri, Unimal, politeknik Telkom, UIN Bandung,dst. Setelah forum taaruf yang dipimpin langsung dari BP Jatim dan Puskomnas ini selesai, forum pun dikembalikan kembali ke forum besar untuk lebih membahas teknis sidang esok harinya.
Panitia memaparkan tentang mekanisme persidangan kepada seluruh peserta KMMI. Persidangan akan dimulai dengan sidang presidium di balai sidang dengan diikuti oleh semua peserta konferensi dari tiga komisi yang ada. Setelah dibuka oleh presidium sidang, agenda selanjutnya adalah sidang komisi. Sidang komisi adalah sidang tertutup yang hanya dilakukan anggota masing-masing komisi untuk mengidentifikasi dan menentukan sikap komisi terkait permasalahan – permasalahan aktual umat Islam Indonesia dalam bidang – bidang yang terspesifikasi untuk masing-masing komisi. Sidang Komisi ini dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama adalah sidang yang bertujuan mengidentifikasi permasalahan –permasalahan yang dihadapi tiap daerah sesuai dengan bidang spesifikasi komisi. Sidang komisi tahap 1 ini diberi waktu selama 3 jam (pukul 09.00 – 12.00). Sedangkan sidang komisi tahap 2 yang direncanakan pada pukul 13.00-14.30 adalah sidang yang bertujuan membahas dan menentukan sikap komisi yang mempresentasikan sikap konferensi terkait dengan permasalahan yang telah diidentifikasi pada sidang komisi tahap 1. Setelah setiap komisi menyelesaikan dua tahapan sidang dan selanjutnya menghasilkan suatu rekomendasi solusi dari permasalahan bidang spesifikasi komisi. Sidang dilanjutkan dengan sidang presidium kembali, yaitu dipimpin langsung oleh pimpinan dari tiap komisi.Sidang presidium akhir ini berisi penyampaian hasil rekomendai solusi dari setiap komisi dan sifatnya tidak dapat diganggu gugat, tidak bisa diganti atau diubah lagi. Nah, hal inilah yang sempat dikritisi oleh beberapa peserta KMMI pada malam itu. Beberapa peserta merasa tidak puas karena apabila hasil rekomendasi dari komisi yang lain itu belum dirasa optimal tetapi mengapa harus dipaksakan untuk diterima.Ada yang mengusulkan tetap diadakannya sidang presidium, jadi setelah penyampaian hasil sidang tiap komisi, kalau ada saran, kritik atau masukan boleh ditampung dan disampaikan di forum.Apabila forum sepakat untuk diperbaiki ya sewajarnya juga boleh untuk diganti, karena hasil rekomendasi KMMI ini adalah hasil yang diharapkan dapat menampung semua suara dari seluruh daerah di Indonesia. Peserta menyayangkan kalau sidang presidium yang hanya bersifat penyampaian hasil sidang komisi padahal ada peserta dari daerah yang jauh ingin memperjuangkan daerahnya. Forum ukhuwah serta ramah tamah yang berubah dengan pembahasan mekanisme sidang akhirnya selesai sekitar pukul 21.30 malam. Dan peserta dipersilakan untuk istirahat di kamar yang telah disediakan di asrama mahasiswa UI, dan ada yang dialihkan ke asrama Aceh.
Selasa,16 Juni 2009, sidang presidium dimulai sekitar pukul 9.30 WIB. Hal ini terlambat dari rencana sebelumnya, mungkin karena sebelumnya syuro BP, BK serta presidium belum selesai. Sebelum dibuka, ketua pelaksana KMMI menyampaikan dan menunjukkan tentang pembagian komisi, peserta perwakilan LDK diharapkan mengoreksi apakah benar atau tidak. Saat itu, masih terjadi kesalahan, LDK UAKI Unbraw masih tertulis di anggota komisi PolHum. Setelah dikonfirmasi kembali ke BP Jatim, LDK UAKI kembali ke komisi kedua, komisi Sosial,Budaya dan Keagamaan. Sebelum diserahkan kepada pemimpin sidang presidium, pembawa acara membuka acara KMMI pada hari kedua ini. Setelah tilawah dari salah satu ikhwan dari Aceh, dilanjutkan sambutan dari Ketua FSLDKN, Dany Setiawan. Sambutan ketua FSLDKN berisi tentang pelimpahan tugas ketua sidang presidium kepada BK Isu Keumatan dari UI, ykani Amir Mumtazuddin dan mengamanahkan presidium 2 dan 3 kepada BP Banten dan BP Jawa Tengah. Selebihnya sambutan beliau berisi tentang dukungan dan motivasi untuk 3 komisi yang akan merumuskan beberapa rekomendasi solusi untuk Indonesia ke depan. Setelah sambutan, MC menyerahkan ke pemimpin sidang presidium, sementara itu panitia membagikan SOP (Standar Operasional Prosedur) Pelaksanaan KMMI. Pimpinan sidang presidium kembali menjelaskan tentang mekanisme sidang, yaitu sidang presidium, sidang komisi, dan ditutup dengan sidang presidium kembali serta pembacaan piagam rekomendasi mahasiswa muslim Indonesia yang selanjutnya diserahkan kepada tim sukses calon presiden RI.
Sekitar pukul 10.00 WIB peserta sidang presidium diarahkan panitia untuk menempati ruang sidang komisi masing – masing. Untuk anggota komisi PolHum tetap berada di balai sidang, sedangkan komisi 2 dan 3 berada di ruang yang lain. Kami berpindah menuju ruang yang ditunjukkan untuk ruang komisi dua. Sidang komisi pun dimulai sekitar pukul 10.15 WIB. Pimpinan sidang komisi dua menjelaskan mekanisme sidang secara singkat, serta meminta segera pemilihan presidium 2 dan 3. Setelah terpilih 3 pimpinan sidang, maka sidang komisi 2 pun dimulai dengan pimpinan sidang mempersilakan perwakilan LDK untuk menyampaikan masalah. Belum dimulai menuju agenda inti sidang tahap 1, panitia mengingatkan anggota komisi dua untuk pindah ruang sidang. Sehingga mau tak mau, kami dan semua anggota komisi 2 pindah ruang sidang, jaraknya lumayan jauh, hal ini dinilai kurang efisien. Ternyata jumlah tempat duduk di ruang sidang yang baru itu kurang, hal ini menambah ketidaknyamanan peserta terkait waktu sidang komisi sangat terbatas melihat bidang komisi 2 yang banyak.
Sidang komisi dua ini bisa dimulai dengan tertib sekitar pukul 10.40 WIB. Hal ini langsung dilanjutkan dengan penyampaian masalah dari daerah.
No Univ / Daerah Masalah
1 IKIP Madiun - Budaya lama yang masih dianut sampai saat ini (masalah aqidah) menyulitkan perkembangan dakwah- Kemiskinan
2 PNJ - Masalah televisi- Penyimpangan aqidah
3 Al Hikam - Budaya identik dengan pariwisata sbg moral bangsa- Kurangnya pendidikan yang berpandangan islam
4 Unsoed - Kemiskinan mengarah kekufuran- Disintegrasi
5 UNBRAW - Perlunya menjaga kelestarian budaya kita (banyak budaya yang telah diakui Malaysia dan negera lain)- Anak-anak terlantar dan jalanan banyak yang putus sekolah
6 Udinus - Dampak media TV- Belum adanya perhatian khusus mengenai pendidikan Islam- Wajib belajar mengapa hanya 9 th?
7 UPI - Dampak BHP- Pendidikan gratis vs SBI (Sekolah berstandar Internasional) di Indonesia- Legalitas mentoring dari SMP smapai Universitas
8 UNSAM ACEH - Pemberdayaan syariat Islam masih kurang- Kurikulum Islam belum ditegakkan- Infrastruktur masih jauh tertinggal
9 IAIN - Budaya timur tercampur dg budaya luar- Korupsi masih merajalela- Optimalisasi Sekolah gratis
10 Bogor - Mengakomodir seluruh masyarakat tentang sekolah gratis
11 UNSAM ACEH - Kurangnya jam pelajaran agama
12 UNDIP - Pengelolaan sampah perlu diperhatikan kembali- Tayangan TV banyak yang tidak mendidik
13 - AlQuran & As Sunnah seharusnya jadi acuan hidup- Kembalinya kebudayaan sekarang ke kebudayaan primitif
14 - Perang pemikiran- Harus selektif terhadap budaya asing
15 Telkom - Pembangunan yang tidak merata (produk, budaya, benda, bangunan)
16 UNSOED - Disintegrasi bangsa- Indonesia sebagai negara multikurtural
17 UNUD Bali - Dikriminasi agama- Barometer daerah wisata indonesia di bali (moral)- Anggaran dana pariwisata dibantu asing
18 - Optimalisasi UU APP- Penayangan di televisi harus lebih disensor- Kurikulum & pendidikan gratis- Akulturasi budaya luar & filtrasi
19 Semarang - Sikap tegas pemerintah untuk degradasi moral- Degradasi moral
20 UNSRI - Larangan berjilbab di kuliah- Penanganan kesehatan yang lamban (administrasi)
21 UNDIP - Bangunan sejarah dilestarikan- Prosedur rumah sakit yang perlu dirapikan
22 IPB - Pembodohan di dunia pendidikan- Sosialisasikan produk halal masih kurang
23 UNBRAW - Sertifikasi budaya lokal- Penertiban tata ruang kota- Penegasan lembaga sensor- Pendirian tempat ibadah yang seharusnya sesuai porsinya (kristenisasi)- Jual beli anak & perempuan
24 UNILA - Pengelolaan limbah (perlu kesadaran lingkungan)- Lahan pertanian diubah jadi lahan industri- Birokrasi kesehatan yang berbelit-belit- Diskriminasi askes- Iklan-iklan promosi aneh- sekolah islam kurang bisa dijangkau masyarakat- pemberdayaan masyarakay (BLT)
25 Al Hikam - mahalnya biaya pendidikan islam- anak dipekerjakan
26 UNDIP - perlu kawalan pemerintah thdp pendidikan kepribadian
Dari identifikasi masalah diatas dibagi menjadi 3 topik besar, yaitu :
SOSIAL BUDAYA KEAGAMAAN
- kemiskinan - warisan budaya - penyimpangan aqidah
- pendidikan - proteksi budaya nasional - diskriminasi
- kesehatan - filtrasi budaya - produk halal
- lingkungan - pariwisata -optimalisasi syaruat islam (aceh)
- media - westernisasi -tdk diterapkan nilai-nilai islam
- tata ruang kota - ideologi yang menyimpang
- birokrasi - pemaksaan agama
- pemberdayaan hasil penelitian


Dari poin-poin permasalahan di atas, dipilih beberapa hal yang menjadi prioritas pembahasan yang akan dituliskan ke dalam piagam rekomendasi yaitu :
SOSIAL BUDAYA KEAGAMAAN
- kemiskinan - warisan budaya - penyimpangan aqidah
- pendidikan - proteksi budaya nasional - diskriminasi
- kesehatan - filtrasi budaya - produk halal
- lingkungan - pariwisata -optimalisasi syaruat islam (aceh)
Hasil akhir sidang komisi ini adalah berupa rekomendasi solusi sebagai berikut:
1. Tingkatkan kualitas pendidikan Indonesia dalam aspek moralitas dan intelektualitas
2. Realisasikan anggaran pendidikan sebesar 20 %
3. Wujudkan pelayanan dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat tanpa adanya diskriminasi.
4. Tegas dan konsisten dalam menjalankan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan agama
5. Lindungi dan lestarikan budaya bangsa yang bernilai positif dalam rangka penguatan jati diri bangsa

101 Alasan Saya Memakai Jilbab

”Aku sebenernya pingin banget pake jilbab coz aku tahu kalo itu perintah Allah dan hukumnya wajib untuk menutup aurat. Tapi banyak banget alasan yang membuatku menundanya, aku malu, aku belum siap, ilmuku belum cukup, aku ga sealim muslimah-muslimah itu, aku ga pede, sholatku masih acak-acakan, de es te.” Curhat Rara pada si Ita yang sejak SMA sudah berjilbab.
”O gitu. Tenang Ra, jangan keburu menvonis seperti itu. Alasan yang membuatmu menunda pake jilbab tadi khan ada 7 dengan ’de es te’ nya. Aku punya 101 alasan mengapa aku pake jilbab. Mungkin bisa buat kamu tambah yakin untuk segera berjilbab”balas Ita.
”Ada 101 alasan? Jadi inget kalo tahun ini, Indonesia memperingati hari kebangkitan yang ke-101 tahun? Hehe2, ga ada hubungannya yach dengan jumlah alasanmu? Memangnya apa aja?”balas Rara semangat.
”Iya, sahabatku tersayang. Sebenernya kalo kita mau jujur ada berjuta alasan yang bisa kita temukan mengapa kudu pake jilbab. Karena keterbatasanku, jadi 101 ini semoga bisa mengalahkan 7 alasanmu tadi.”terang Ita.
”Cepetan, aku dah siap dengerinnya...!”Rara tambah bersemangat.
”Key, 101 alasan mengapa aku pake jilbab adalah :
1. Menjalankan syi’ar Islam.
2. Berniat untuk ibadah.
3. Menutup aurat terhadap yang bukan muhrim.
4. Karena saya ingin ta’at kepada Allah.
5. Karena saya ingin ta’at kepada Rasul-Nya.
6. Untuk memperoleh Ridho Allah (InsyaAllah).
7. Merupakan wujud tanda bersyukur atas nikmat-Nya yang tiada putus.
8. Seluruh ulama sepakat bahwa hukum mengenakan jilbab itu wajib.
9. Agar kaum wanita menutup auratnya.
10. Bukan karena gaya-gayaan.
11. Bukan karena mengikut trend.
12. Bukan karena berlagak sok suci.
13. Lebih baik sok suci dari pada sok zholim ^_^ .
14. Tidak sekadar bermaksud agar berbeda dari yang lain.
15. Meninggikan derajat wanita dari belenggu kehinaan yang hanya menjadi objek nafsu semata.
16. Jilbab cocok untuk semua wanita yang mau menjaga dirinya.
17. Saya ingin menjadi wanita solehah.
18. Saya tengah berusaha mencapai derajat taqwa.
19. Jilbab adalah pakaian taqwa.
20. Jilbab adalah identitas wanita muslimah.
21. Diawali dengan mengenakan jilbab, saya ingin menapak jalan ke surga.
22. Menjauhkan diri dari azab panasnya api neraka di hari kemudian.
23. Istri-istri Rasulullah berbusana muslimah.
24. Para sahabiah (sahabat Rasulullah yang wanita) juga berbusana muslimah.
25. Mereka merupakan panutan seluruh muslimah, saya ingin seperti mereka.
26. Semoga Allah memberi kita balasan jannah yang sama seperti mereka.
27. Untuk meninggikan izzah Islam.
28. Untuk meninggikan izzah (kemuliaan) diri sebagai wanita (muslimah).
29. Jilbab lebih melindungi diri.
30. Membuat saya lebih merasa aman.
31. Menjaga diri dari gangguan lelaki usil.
32. Menjaga diri dari obyek pandangan lelaki yang hanya ingin ‘cuci mata’.
33. Menjaga diri dari objek syahwat lelaki.
34. Menjaga diri dari mata lelaki yang jelalatan.
35. Menjaga diri dari tangan-tangan usil yang ingin menjamah.
36. Menghin dari zina mata dan zina hati.
37. Merupakan pencegahan dari perbuatan zina itu sendiri.
38. Jilbab dapat menghindari saya dari sikap-sikap yang negatif.
39. Jilbab dapat menghapus keinginan-keinginan yang menyimpang.
40. Membuat saya lebih bersahaja.
41. Membuat saya lebih khusyu’.
42. Mejauhkan saya dari perbuatan dosa (insyaAllah).
43. Membuat saya malu bila berbuat dosa.
44. Mendekatkan saya pada Allah.
45. Mendekatkan saya pada Rasulullah.
46. Mendekatkan saya pada nabi-nabi-Nya.
47. Mendekatkan saya pada sesama muslim.
48. Mendekatkan saya pada ajaran Islam.
49. Membuat saya tetap ingin belajar tentang Islam.
50. Membuat saya selalu merasa haus akan ajaran Islam.
51. Membuat saya tetap ingin menjalankan ajaran Islam.
52. Ajaran Islam berlaku sepanjang masa, tidak ada yang kuno.
53. Berjilbab bukan sesuatu yang kuno.
54. Mengatakan berjilbab itu kuno berarti telah menggugat otoritas Allah.
55. Allah Yang Maha Mengetahui lebih tahu apa yang terbaik bagi ummat-Nya.
56. Berjilbab, berarti menandakan kemajuan penerapan ajaran Islam di masa kini.
57. Merupakan satu barometer telah terbentuknya suatu lingkungan yang Islami.
58. Membedakan diri dari penganut agama lain.
59. Memudahkan dalam pengidentifikasian sesama saudari seiman.
60. Memperkuat tali silaturahmi dan ukuwah sesama muslimah.
61. Menghilangkan keraguan saya bila ingin menyapa saudari muslimah.
62. Memudahkan menanamkan rasa sayang-menyayangi sesama saudara seiman.
63. Membuat saya lebih terlihat anggun.
64. Membuat saya terlihat menyenangkan.
65. Membuat saya lebih terlihat wanita.
66. Tidak terlihat seperti laki-laki.
67. Membuat saya selalu berada dalam lingkungan yang Islami.
68. Jilbab menjaga saya dari pergaulan yang salah.
69. Memudahkan saya, dengan ijin Allah, mengenal lelaki yang salih.
70. Wanita yang baik (salihah) dengan lelaki yang baik (salih) pula.
71. Mudah-mudahan saya diberi jodoh lelaki yang salih.
72. Jodoh merupakan urusan Allah.
73. Dengan keta’atan pada Allah, Allah akan memberikan kemudahan-Nya.
74. Memudahkan saya dalam beraktifitas..
75. Membuat lebih mudah bergerak.
76. Jilbab menjagaku sehingga tidak terlihat lekuk-lekuk tubuh
77. Sangat repot bila memakai pakaian wanita seperti trend saat ini (yang ketat).
78. Saya tidak suka memakai celana jeans.
79. Celana jeans yang ketat dapat menyebabkan kanker rahim karena suhu di sekitar rahim tidak beraturan.
80. Menghemat waktu dalam berpakaian.
81. Menghemat waktu dalam berhias.
82. Tidak perlu repot-repot selalu berusaha mengikuti trend mode yang berkembang.
83. Menghemat biaya untuk membeli pakaian yang sedang trend.
84. Menghemat biaya untuk membeli make up.
85. Melindungi kulit wajah dari make up yang dapat merusak kulit.
86. Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.
87. Meminimalkan penyakit kanker kulit.
88. Sengatan matahari dapat mengurangi kelembaban kulit sehingga kulit jadi kering.
89. Meminimalkan munculnya bintik-bintik hitam pada permukaan kulit akibat perubahan pigmen di usia tertentu.
90. Melindungi rambut dari debu-debu yang berterbangan.
91. Debu-debu itu dapat mengotori rambut dan menyebabkan rambut mudah rontok yang berakibat kebotakan.
92. Menuntun saya untuk hidup lebih sederhana.
93. Menghindari hidup yang konsumtif.
94. Membuat diri tidak silau dengan kemegahan dunia dan segala perhiasannya.
95. Membuat saya lebih memikirkan hal lain selain mode dan perhiasan.
96. Menempatkan wanita menjadi subjek dalam proses pembangunan ummat.
97. Lebih mudah dalam menabung.
98. Memiliki kesempatan untuk melakukan ibadah haji.
99. Memiliki kesempatan lebih banyak untuk berinfaq dan sedekah.
100. Itu berarti lebih banyak beramal untuk bekal di hari kemudian.
101. Membuat saya merasa menjadi wanita seutuhnya.
”Hmm...pas 101 khan? Daripada lupa, truz bikin kamu ragu lagi, mending kamu tempel di kamarmu... so tak ada lagi alasan tuk menunda pake jilbab!”Ita selesai menguraikan jawabannya.
”Iya, udah aku catet kok! Ini dah rapi,khan! Aku pingin temen-temenku juga bisa baca trus tak ada keraguan untuk segera berjilbab.Makasih banyak, Ita!”balas Rara
”Sama-sama, Rara. Kita khan saudara jadi sudah sewajarnya memang saling membantu. Semoga bermanfaat.......... ^_^ ”Ita mengakhiri.

LSO RISTEK GO TO JOGJA

Awal bulan Mei 1alu, tepatnya 1-3 Mei 2009, LSO Ristek melakukan program kerja yang sangat seru! Apa itu? Divisi Public Relation LSO Ristek mengadakan Studi Banding Kelembagaan ke Gama Cendekia, UKM Penelitian dan Pengkajian Interdisipliner UGM. STUBA yang bertemakan “Dengan Semangat Hardiknas Kita Tingkatkan Kontribusi Mahasiswa di Bidang Riset dan Teknologi” ini diikuti oleh 60 peserta, terdiri dari 48 Ristekers (PH dan staff) serta 12 perwakilan Lembaga Riset Fakultas. Dengan adanya STUBA ini, harapan ke depannya LSO Ristek serta Lembaga Riset Fakultas di Universitas Brawijaya bisa berkembang dan lebih baik.
Gama Cendekia yang telah eksis selama 5 tahun di UGM, sedangkan LSO Ristek Brawijaya jauh lebih muda usianya karena baru 1 tahun berdiri. Hal ini mengakibatkan ada beberapa aspek yang LSO Ristek pelajari dari GC. LSO Ristek membutuhkan wawasan tambahan dan cerita pengalaman kelembagaan dari GC terkait dengan Visi-Misi, struktur organisasi, alur kaderisasi, kegiatan yang diselenggarakan, manajemen SDM, penelitian dan pengkajian riset, memperluas jaringan serta media publikasinya.
Gama Cendekia mempunyai satu landasan yang kokoh yaitu “KPK” yang berarti “Kompeten, Profesional, dan Kontribusi”. Harapannya hal ini yang menjadi ciri khas dari kader – kader Gama Cendekia. Ternyata hal ini pula yang mendasari alur kaderisasi di Gama Cendekia. Tahapan Pertama, Cendekia 1 (sebutan untuk kader Gama Cendekia yang baru bergabung) akan dikenalkan dengan Visi dan Misi, tentang sejarah perjalanan Gama Cendekia, selanjutnya mereka akan dibentuk menjadi seorang kader yang kompeten dengan adanya sekolah riset berupa pemberian materi. Tahapan kedua, Cendekia 2 dibentuk menadi kader yang Profesional, dengan cara mereka diberi amanah dalam kepanitiaan kegiatan. Dari cara ini harapannya para cendekia 2 dapat belajar menyelenggarakan kegiatan, bekerja sama dalam tim, serta bagaimana menerapkan profesionalitas. Tahapan ketiga, adalah Cendekia 3 dituntut berkontribusi, contohnya sebagai pengurus Gama Cendekia, menerapkan ilmu – ilmu kompetensi yang didapatkan selama 2 tahapan yang telah dilalui. Setiap ada kenaikan tahap, seperti kuliah, pasti ada TEST atau ujiannya. Ternyata alur kaderisasi ini sebenarnya tidak jauh beda dengan LSO Ristek, karena LSO Ristek juga membina kader mulai Training Rristek 1 , 2 dan 3.
Setelah pemaparan dari dua pihak (LSO Ristek dan Gama Cendekia) tentang profil kelembagaannya, acara Studi Banding dilanjutkan dengan Sharing. Ristekers yang telah dibagi tiap divisi dipertemukan dengan pengurus dari divisi yang terkait, PH GC dengan PH LSO Ristek, divisi PSDM GC dengan HRD LSO Ristek, dst. Small group discussion ini lebih efisien dalam membahas masalah di tiap divisi serta studi banding ini akan lebih terasa manfaatnya. Ristekers menggali informasi di tiap divisi serta masalah yang sering dihadapi dan solusinya. Agar sepulang dari Gama Cendekia, LSO Ristek bisa langsung berbenah diri menjadi lebih baik.
Agenda STUBA LSO Ristek belum selesai, sebelum kembali ke Malang, Ristekers diajak mempelajari sejarah di Benteng Vredeburg. Ristekers bisa melihat miniatur momen sejarah sebelum dan sesudah kemerdekaan RI. Agenda terakhir STUBA ini berupa Analisis Sosial di pasar Malioboro, yaitu Ristekers diharapkan dapat menganalisis suatu keadaan atau masalah sosial secara oyektif. Saat itu, Ristekers diberi waktu untuk mengambil data / informasi dari tema yang diangkat, bisa dengan wawancara kepada masyarakat yang ada di pasar Malioboro. Ristekers dibagi menadi beberapa kelompok. Sesuai dengan jargonnya, Ristekers selalu semangat, smart dan ceria, hal itu tampak sekali di wajah Ristekers saat pengambilan data Ansos. Selanjutnya hasil Ansos ini akan dipresentasikan 2 minggu setelah STUBA.

02 Juni 2009

Semangatlah,harapan itu masih ada

"Hm....rasanya setelah sibuk di beberapa kegiatan di luar kuliah, untuk kembali mengikuti perkuliahan seperti biasa bagiku agak bermasalah."Aku ga begitu konsen, rasanya jenuh soalnya ga nyambung dengan materi...
Senin, kuis metnum....hasilnya sepertinya tidak sesuai harapan...kuis algen rasanya mengarang bebas...
Selasa....malah kuis SO,alhamdulillah modelnya kelompok, jadinya lumayan tercover.
Hm....semangat ya betha.
Harapan itu masih ada.
Agak berat kurasakan, mengikuti ritme yang seharusnya...
aku yakin, aku punya strategi untuk mengatasinya...semoga semester ini bisa mempertahankan sejarahku...^_^
Alhamdulillah, semakin ke sini, sepertinya tampak lebih jelas aku akan seperti apa...
amanahku juga sudah dikurangi...
aku tak lagi jadi seco lso penerbitan forkalam
aku sudah melepaskan pimpinan redaksi buletin Ristek...
hm...tinggal di komisi A puskomda malang raya...semoga 1 amanah ini tak lagi aku dzalimi...semoga aku bisa lebih maksimal dalam berkontribusi demi tegaknya dien di dunia ini....
semangatlah betha.....rajut kembali semangatmu,gali terus motivasi terbesarmu...
key,semangatlah,harapan itu masih ada.

30 Mei 2009

PEMILWA MIPA 2009

PEMILWA FMIPA 2009...PASTI BISA!!!Slogan yang selalu diteriakkan oleh panitia saat mempersiapkan PEMILWA FMIPA...
Alhamdulillah, 28 Mei 2009 telah selesai dilangsungkan ...
Dan terpilihlah pasangan calon pres-wapres yang pertama NuSa (wisNU dan haSAn) sebagai pasangan yang terpilih....selisih suaranya tak begitu jauh dengan pasangan kedua hanya 61 suara. Laporan dari semua TPS...jumlah suara 773, untuk NUSA 400 untuk Zikrie-Viky 339 selebihnya suara tidak sah...
Hm...selama kepanitian di PEMILWA 2009...bener-bener banyak pelajaran dan pengalaman yang bisa aku dapatkan. Kebersamaan dengan panitia yang lain di saat-saat persiapan PEMILWA sungguh tak terlupakan. Dari mulai persiapan untuk pembukaan pendaftaran calon Pres dan wapres BEM 2009 serta anggota DPM..sampai selesainya penghitungan suara...Ada juga saat-saat 2 aksi damai sosialisasi PEMILWA....
hM...Terima kasih aku sampaikan kepada semua panitia yang telah bERKONTRIBUSI menyukseskan PEMILWA fmipa 2009.Memang kita pejuang FMIPA yang berhasil mencetak sejarah....Kenapa? Qt bisa mengadakan pemilwa dengan mengajak lebih dari 700 mahasiswa untuk datang ke 3 TPS yang disediakan. Sejarahnya di FMIPA suara yang masuk tidak lebih dari 600, bahkan 500 lebih sekian....malahan PEMILWA 2 tahun lalu (Pemilwa 2007 cz tidak ada pemilwa 2008) hanya sekitar 200 mahasiswa yang menggunakan hak suaranya.
Selamat kepada NUSA yang telah terlipih....jadi PRES-WAPRES BEM FMIPA....
amanah ini menunggumu...semoga tetep amanah sampai selesainya masa jabatan...
Untuk 2 Calon Anggota DPM,JUGA SELAMAT atas terpilihnya dan selesainya prosedur yang anda jalani (He...ya calon DPM hanya 2 truz jatah kursi 5, pastinya 2 langsung pasti terpilih dengan syarat ada yang memilih) SEmoga DPM yang baru dapat belajar dari sejarah DPM lalu, semoga tetep amanah dan menjalankan tugas dengan baik dan menerapkan janji-janji politik semasa kampanye....

Akhir kata PEMILWA FMIPA 2009...kita telah bisa!!!!
(cerita lebih lanjut/detailnya menyusul)

30 Maret 2009

musyker JRMN

Assalamu’alaikum wr.wb

Alhamdulillah, MUSYAWARAH KERJA JRMN WILAYAH 5 telah selesai dilaksanakan. Agenda- agenda rangkaian MUSYKER juga telah terlaksana, walau yang sebelumnya ada 3 agenda, ada sedikit perubahan, FUTSAL CHAMPIONSHIP tidak jadi diselenggarakan melihat wakil delegasi dari tiap universitas tidak mencukupi untuk dijadikan tim futsal. Walau begitu, tidak mengurangi niat dalam menyukseskan Musyker ini.Hasil musyker akan kami sosialisasikan kepada Anggota JRMN, baik yang datang maupun berhalangan hadir.

Spesial untuk UNAIR, UIN, UNEJ, UNUD, UM, atas partisipasinya telah mengirimkan delegasi untuk hadir dalam agenda musyker JRMN wilayah 5.

Kami dari panitia penyelenggara mengucapkan Jazakumulloh atas kehadiran serta partisipasi antum semua, dan minta maaf sebesar - besarnya atas kekurangan dalam menyediakan fasilitas, sarana dan pelayanan.

Semoga dengan musyker kali ini dapat lebih mempererat tali ukhuwah kita. Amin.

Semoga dakwah di kampus MIPA kita tercinta di universitas kita dapat terus berkembang….Teruslah berjuang wahai aktivis dakwah…

Wassalamu’alaikum wr.wb

12 Maret 2009

PUBLIKASI MUSYKER JRMN WIL 5 DI UNIVERSITAS BRAWIJAYA